-

June 26, 2010

Omed-omedan, Tradisi Cium-Ciuman di Bali

Omed-omedan, Tradisi Cium-Ciuman di Bali

Omed-Omedan atau bahasa indonesia nya adalah cium-ciuman(tarik-menarik), sebuah tradisi di Pulau Dewata, Bali. waah... asik dunk bisa cium-ciuman. Eits.. tunggu dulu, ini ada cerita tentang tradisi omed-omedan dari teman saya asli orang bali lho, dia di kenal dengan Itik Bali di ranah blogosphere, tepatnya dia lebih dari teman. Darinya aku banyak tahu tentang Bali, Bahasa Bali, sampai ke tradisinya, terutama omed-omedan, hehehe..


Upss.. kok ketawa? jangan berfikiran yang tidak-tidak yah.. tentang omed-omedan, dari arti bahasa Indonesia nya memang banyak yang penasaran sekaligus membayangkannya. Jadi seperti ini ceritanya, Omed-omedan atau juga disebut Med-medan adalah acara ciuman massal yang rutin digelar oleh warga Banjar Kaja, Desa Sesetan, Denpasar Selatan, pada setiap setiap tanggal 1 tahun Caka, atau sehari setelah Hari Nyepi. Menurut cerita masyarakat setempat, acara ini sudah diwariskan sejak tahun 1900-an.


Omed-omedan melibatkan sekaa teruna-teruni atau pemuda-pemudi umur 17 tahun hingga 30 tahun atau yang sudah menginjak dewasa namun belum menikah. Dalam bahasa Bali, Med-medan sama dengan paid-paidan, berarti saling tarik menarik. Jadi med-medan adalah ritual saling tarik-menarik antara kelompok pemuda dengan kelompok pemudi untuk memohon keselamatan seluruh warga desa.


Omed-omedan, Tradisi Cium-Ciuman di Bali
Ini Foto sepasang muda mudi yang sedang omde-omedan, sebelum tepat sasaran itu ciuman langsung di siram, hehehe, tapi kalau yang ada tepat sasaran biasanya malah betah berlama-lama dan tidak mau melepaskan ciuman, jiahaha..

Prosesi med-medan dimulai dengan persembahyangan bersama untuk mohon keselamatan. Usai sembahyang, peserta dibagi menjadi dua kelompok, laki-laki dan perempuan. Kemudian kedua kelompok tersebut mengambil posisi saling berhadapan di jalan utama desa. Setelah seorang sesepuh desa memberikan aba-aba, kedua kelompok saling mendekat. Bnegitu bertemu, peserta terdepan saling tarik menarik lalu berciuman disaksikan ribuan penonton. Prosesi tersebut dilakukan secara bergantian sehingga semua peserta kebagian berciuman.


Foto Cewek Gadis Bali Omed Omedan
Foto Cewek/Gadis Bali di tradisi Omed-Omedan Bali, Woow.. Cantik juga ya Gan.. terbayang ga?? Jiahahha..

Tidak semua masyarakat Bali, bahkan masyarakat Sesetan Kaja sendiri, menyukai tradisi ini. Pernah pada 1970-an para sesepuh banjar memutuskan agar acara ini ditiadakan. Namun, tak lama berselang, di pelataran Pura terjadi perkelahian yang amat seru dua ekor babi, dan keduanya menghilang begitu saja di tengah perjelahian. Oleh warga, peristiwa itu dianggap sebagai pertanda buruk. Maka, med-medan pun kembali dilangsungkan.


Jauh sebelum itu, ada kisah menarik mengenai med-medan. Saat itu, begitu Hari Nyepi usai, masyarakat Puri Oka, sebuah kerajaan kecil di Denpasar selatan, menggelar permainan med-medan alias saling tarik-menarik antara kelompok pemuda dan pemudi. Saking serunya, acara tarik-menarik itu berubah menjadi acara saling merangkul dan situasi berubah gaduh karenanya. Raja yang saat itu sedang sakit pun marah besar.Dengan terhuyung-huyung beliau keluar hendak menghardik warganya. Namun, begitu melihat adegan itu, tiba-tiba sakit Sang Raja mendadak sirna dan ia pun sehat seperti sediakala. Raja lalu mengeluarkan titah agar med-medan dilaksanakan tiap tahun saat ngembak geni (menyalakan api pertama) setelah Hari Nyepi.


Foto Orang Tua Omed Omedan
Kalau yang ini adalah Foto orang tua yang juga ikutan acara Omed-Omedan, Lucu ga? Hehehe..

Begitu diselenggarakan lagi, giliran Pemerintah Kolonial Belanda yang terusik melihat upacara itu. Belanda melarang ritual itu, namun warga yang taat tidak menghiraukan larangan itu. Acara ciuman massal itu pun berlangsung hingga sekarang.


Tapi jangan berfikir semudah itu untuk bisa mendaratkan ciuman kamu pada sang gadis, karena dalam acara itu selain tarik menarik juga ada acara siram-siraman, sekali kesempatan dan gagal, maka kamu akan di siram beramai-ramai.
Sumber Tulisan dan Foto: Jalan-jalan Bali dan berbagai Sumber lainnya


Informasi PON Riau 2012, Wisata, Seni dan Budaya, Kuantan Singingi, Pekanbaru dan Riau umumnya melalui sudut pandang seorang Blogger yang berasal dari Sungai Kuantan


Baca Juga Artikel Pekanbaru Riau Dibawah ini:

Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru dari www.sungaikuantan.com di inbox anda:

Comments :

15 komentar to “Omed-omedan, Tradisi Cium-Ciuman di Bali”

omedan... omgila.. omcium... (lmao)

suryaden said...
on 

asik ya. Jadi kepingin ikutan. Haha.

biyan™ said...
on 

Wao harus dihentikan, ingat aids! Bagaimana kalau ada yang mengidap penyakit aids, siapa yang bertanggung jawab!

aura keyboard said...
on 

Relakah anak anda dicium dengan orang yang tidak dikenal asal-usulnya! Apalagi tanpa ikatan pernikahan!

nuansa pena said...
on 

Terima kasih atas perkongsian yang menarik. Teringin juga saya untuk ke Bali,cuma masa belum mengizinkan. Bali yang saya ketahui amat terkenal dengan warisan tradisi leluhurnya.


salam kenal

Shameel
Malaysia.

shameel Iskandar said...
on 

Postingan yang sama tentang omed2an
jangan berpikir yang bukan2, ini sebuah tradisi lho..

Itik Bali said...
on 

nah orang bali asli datang jelasin bahwa ini sebuah tradisi

serba iseng said...
on 

wahahaha..seru juga..kalo ada videonya pasti lebih mantab gan :D

Dev said...
on 

woww...mantap!!!
maksudnya tulisnnya..he,he

becce_lawo said...
on 

seru juga yah
tapi bagi yg belum sikatan dilarang ikutan
hahahha

sewa mobil di surabaya said...
on 

pengen liat ritual acaranya secara lengkap..

anno said...
on 

wah, nggak pengen nih :D
tapi menarik juga artikelnya, bisa tau ritual adat Bali

saka hero said...
on 

heraan...apa dasarnya tradisi ini dipertahankan....hanya karena legenda raja sakit setelah melarang?...mungkin sakitnya karena jantungan saking marahnya..tlong dihilangkan aja tradisi tanpa dasar hukum agama yg gax jelas ini

Made Suyanta said...
on 

saka hero: jika gak percaya datang saja ke bali nuansa mistisnya rasakan sendiri...
kalo memang mitos silakan di coba n datang sendiri, pasti berhasil gak akan gagal gaaan!!! bukan cuma acara ini acara yang laen banyak...salut Bali aku suka bali...

salam
Probolinggo Jatim

Anonymous said...
on 

tradisi ini hanya d lakukan d daerah sesetan-badung..., dan orang yg terlibat dalam tradisi ini hanya orang asli sesetan , tidak di perkenankan orng yg bkan warga asli untuk ikut meomed-omedan....
jd jgn harap anda sebai warga luar bs ikut ya....
(titiang saking bali)

Anonymous said...
on 

Bagaimana Pendapat Anda?

KOMENTAR Sobat Adalah Nyawa Blog All About Pekanbaru Riau ini, Tentunya Blog Sobat Juga, Jadi Kita Sesama Blogger Mari Saling Menghidupi... Hehehe....

Bagi yang BELUM PUNYA BLOG bisa pakai 'Comment As: name/URL. masukkan nama dan FS, FaceBook, Multiplay atau lainnya (contoh: http://facebook.com/nanlimo)

 

SungaiKuantan.Com Site Info


TopOfBlogs