-

November 30, 2009

Gambus Melayu Riau, Seni Musik Tradisional

Gambus Melayu Riau, Seni Musik TradisionalGambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritual dan kebersamaan dalam masyarakat Melayu di Pekanbaru yang terjadi pada waktu ke waktu menyebabkan perubahan pandangan masyarakat terhadap kesenian Gambus dan Zapin.

Musik Gambus beralih fungsi menjadi pengiring Zapin di pentas, dan lebih berkembang dari sebelumnya. Gambus Melayu Riau merupakan adopsi dari Gambus al' Ud, semula berfungsi sebagai sarana hiburan yang lebih religius dimainkan individu dirumah atau hiburan bagi nelayan di atas perahu. Perubahan fungsi telah menggeser lagu yang bernuansa Islami menjadi lagu-lagu yang lebih sekuler.

Informasi PON Riau 2012, Wisata, Seni dan Budaya, Kuantan Singingi, Pekanbaru dan Riau umumnya melalui sudut pandang seorang Blogger yang berasal dari Sungai Kuantan


Baca Juga Artikel Pekanbaru Riau Dibawah ini:

Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru dari www.sungaikuantan.com di inbox anda:

Comments :

14 komentar to “Gambus Melayu Riau, Seni Musik Tradisional”

Sory sob baru bisa komentar balik, link terpasang di halaman blogger/blogroll, maaf banget masih seadanya, blom sempat edit-edit template, artikel juga masih minim ide :D

Makasih dah sering berkunjung, btw, posting dong masalah suku banjar yang ada di Riau, konon di daerah Rengat banyak banget tuh suku Banjar kan?

Churutz said...
on 

alat musik yg satu ini sangat merakyat. review mantap, mas.

ivan kavalera said...
on 

Gambus Melayu Riau ini harus dilestarikan mas karena udah bnyak alat musik yg lebih modern.

Anggi Zahriyan said...
on 

Aku suka musik gambus ,karna kandungan religi yg kuat.Dan ternyata gambus musik Riau ya.saya baru tahu lho!

Ateh75 said...
on 

aku sempet berpikir agak gendeng untuk mengkolaborasikan gambus sama jazz, kayaknya keren tuh sob heuheu

Belajar SEO said...
on 

@Belajar SEO: keren tu bro..... kekekkee...

**:´¯`·­»N@n£imØ«­·´¯`·** said...
on 

Gambus melayu Riau itu punya zamannya ketika zaman raja-raja Siak, Riau Lingga dan Johor-Riau ^__^

Kris Hadiawan, Buka Mata Buka Hati Buka Wawasan said...
on 

orang-orang ARAB di kampung saya kalau hendak nikah biasa juga pake alat seperti ini bro untuk mengiringi orang menari, melayu memang identik dekat dengan Arab yah

Munir Ardi said...
on 

wuiihhhh ntu alat musik tradisional ntu.... hahahaha aq belum pernah melihatnya lebih dekat tuch.... rasanya pengen megang terus pengen maenin.... :D

vie_three said...
on 

Hmmm saya gak bisa gambarkan gimana suara gambus di kepala saya. Jarang dengar soalnya.

zee said...
on 

wah...wah....wah...
rarti yang saya jumpai di jawa tu berasal dari riau juga rupanya y?
btw....gw suka alunan musiknya sob......
bikin adem
^_^

ARIEF SETIAWAN said...
on 

Saya jadi gak sabar pengen denger lagu Cinta Gila, itu tuh salah satu lagu dalam film Sang Pemimpi. Katanya ada aroma Melayu ala Andrea Hirata. Salam

ALRIS said...
on 

ya, sebagaimana gambus dan zapin, banyak sekali seni yang semula sakral berubah menjadi profan. ini tak lepas juga dari kepentingan industri pariwisata yang dibiarkan menggeser banyak hal dalam banyak aspek kehidupan jazirah Nusantara.

nanoq da kansas said...
on 

Alat musiknya mirip sasando ya..

Itik Bali said...
on 

Bagaimana Pendapat Anda?

KOMENTAR Sobat Adalah Nyawa Blog All About Pekanbaru Riau ini, Tentunya Blog Sobat Juga, Jadi Kita Sesama Blogger Mari Saling Menghidupi... Hehehe....

Bagi yang BELUM PUNYA BLOG bisa pakai 'Comment As: name/URL. masukkan nama dan FS, FaceBook, Multiplay atau lainnya (contoh: http://facebook.com/nanlimo)

 

SungaiKuantan.Com Site Info


TopOfBlogs