March 19, 2009

Ganti Award Yayasan Bandar Serai

Ganti award adalah sebuah penghargaan sebuah sayembara penulisan novel khusus provinsi riau yang diselenggarkan oleh Yayasan Bandar Serai (YBS). Ganti Award sebuh nama yang dipilih YBS untuk mengabadikan sosok pencerita rakyat dari tepian Sungai Rokan, yang bernama Ganti. Tukang cerita rakyat atau kaba, si ganti itu, sangat menginspirasi dengan keragaman cerita yang selalu berganti-ganti, yang dituturkannya. Tentunya sangat menghibur para pendengar cerita.

Si Ganti ini senang berpindah-pindah, dimanapun ia berada akan selalu menceritakan cerita. Khasanah cerita lisan yang dituturkan Si ganti inilah yang menjadi saduran kreatif untuk memacu penulis riau memacu menghadirkan cerita dengan cara menulis novel. Suatu pilihan mengapa harus novel yang dimunculkan, bukannya karya satra lain seperti cerpen, puisi atau drama, ini mempunyai catatan sendiri.

Dalam apresiasi kesustran di ranah Melayu yang bernama Riau ini, novel menjadi bentuk yang hampir jarang disentuh. Berbeda dengan cerpen, puisi dan drama yang hamper menjadi lahapan harian para sastrawan Riau [baik yang sudah punya nama mumpuni seperti Fakhrunnas MA Jabbar, Taufik Ikram jamil, Abel Tasman, Hang Kafrawi, Marhalim Zaini dan sejujmlah penulis muda Riau lainnya]. Novel sepertinya hanya melekat pada sejumlah sastrawan saja. Padahal “rumah sastra” ini berhalaman luas yang dapat menampung bertaman-taman cerita, yang luasnya dapat diulur-ulur seluas keperluan sipenulisnya. Ditambah lagi, Dewan Kesenian Riau (DKR) sudah merutinkan untuk menghelat perlombaan Laman Cipta Sastra (LCS) untuk kategori cerpen, puisi dan naskah drama, sebagai agenda tahunan, bahkan telah meluas ke tingkat nasional.

Dapat dikatakan penulis novel di Riu masih sangat terbatas. Selama empat kali sayembara novel Ganti Award, peserta yang ikut masih menyentuh angka belasan karya. Bandingkan dengan animo LCS DKR yang masing-masing kategorinya disesaki puluhan sampai ratusan karya. Namun terbatasnya karya yang masuk kemeja panitia Ganti Award tak menyurutkan niat YBS untuk tetap mempertahankannya sebagai agenda tahunan.

Ganti Award Telah empat tahun berjalan, namun pesertanya ‘bisa dikatakan’ itu-itu saja. Seperti Hary B Kori’un, Marhalim Zaini, Olyrinson, Musa Ismail, Fitri Mayani, Zulpadli dan Ahmad Ijazi. Belakangan juga turut serta Gde Agung Lontar (cerpenis riau) yang langsung meraih penghargaan utama dengan judul novelnya Nubuat.

Hanya segitu pemuda Riau??? Mana yang lainnya???? Ditahun 2009 ini YBS kembali menggelar sayembara ini, semoga para pemuda Riau yang kreatif turut meramaikan sayembara penulisan novel paling bergengsi di ranah Melayu yang bernama Riau ini.

Saat ini admin www.sungaikuantan.com Sedang Belajar Mengikuti Kontes SEO Blogger Indonesia Dukung Internet Aman, Sehat dan Manfaat Untuk Belajar SEO Sekaligus Mengkampanyekan Berinternet Sehat, Aman dan Bermanfaat, Berharap Dukungan Kawan-Kawan Semua. And another recent Indonesia Furniture Handicraft Wholesale Marketplace which was held by Outofindonesia.com


Baca Juga Artikel Pekanbaru Riau Dibawah ini:

Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru dari www.sungaikuantan.com di inbox anda:

Comments :

12 komentar to “Ganti Award Yayasan Bandar Serai”

Pertamaxxx...
Menurut aku membuat sebuah novel itu dibutuhkan kesabaran dan ketekunan yang luar biasa. Panjang naskah yang bisa ratusan halaman, pengolahan kata-katanya, ide ceritanya, sangat sulit untuk dikuasai oleh banyak orang (sekalipun dia sastrawan).
BTW bagi info kapan pelaksanaan lombanya Mo.. Ada stok novel setengah jadi nih, biar ada motivasi untuk menyelesaikannya. Hehehehe

taufikasmara said...
on 

ada2 aja se... :D

khafi said...
on 

Ide yang sangat bagus untuk kemajuan sastra melayu. Mudah2an sukses

BIG SUGENG said...
on 

sangat bagus...buat kemajuan budaya dan sastra melayu

Dinoe said...
on 

namanya unik Ganti Award.

Sang Cerpenis bercerita said...
on 

salam kenal!

^_^ said...
on 

Hmmm, mudah-mudahan aja gak lagi ikutan trend aja. Sekarang lagi pada doyan bikin Award-award-an seh. Benar tuh bro, novel memang jarang ditulis sastrawan riau maa kini. Padahal, sejarah sastranya melayu itu khan hikayat, yang kalau dibaca bisa tujuh hari-tujuh malam...., hehehe

Postingan bagus..
"

Sandiwara, said...
on 

Mantabz... bleh semoga sukses selalu..

Ferie said...
on 

program yang bagus. salam kenal ya

buruh internet said...
on 

Siip,jadi pengen belajar sastra melayu tuh...

ajeng said...
on 

nice program man....
suksessss ya..?? met week end...

Ifoel said...
on 

wah memang temen2 di Riau pada kreatif nih ...
lam kenal buat sungaikuantan :)

J O N K said...
on 

Bagaimana Pendapat Anda?

KOMENTAR Sobat Adalah Nyawa Blog All About Pekanbaru Riau ini, Tentunya Blog Sobat Juga, Jadi Kita Sesama Blogger Mari Saling Menghidupi... Hehehe....

Bagi yang BELUM PUNYA BLOG bisa pakai 'Comment As: name/URL. masukkan nama dan FS, FaceBook, Multiplay atau lainnya (contoh: http://facebook.com/nanlimo)

 

Followers Pekanbaru Riau

Link Partner Pekanbaru Riau

:: A :: Ardi33.net   • Agus Supriatna   :: B :: Blog Populer   • Banten Tourism   • Business Economy and technology   :: D :: Digital Baca  • Dafid Riau   :: G :: :: H :: Harryonline  :: I :: identica5   • Itik Bali   • Itik Holic   • Indonesia Menulis   • Iwan Sulistyo   • Indra Bali   • Indonesia Crying   • infoaja.com   • Informasi Bebas   :: K :: KiKa   • Khalid Abdullah   :: N :: New Oes   :: P :: Pekanbaru Riau   • Pekanbaru Riau   • Kang Noval   :: R :: Riau Daily Photo   • Roads To Bali   :: T :: Team Touring   :: Y :: Yos Beda  

Pekanbaru Riau Site Info

Check PageRank

TopOfBlogs